suarahulubalang.com

Copyright © suarahulubalang.com
All rights reserved
Desain by : sarupo

719 Ekor Hewan Ternak Terpapar PMK di Riau

PEKANBARU -  Jumlah hewan ternak di Riau yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Riau saat ini terus meningkat. Sejak kasus pertama PMK di Riau ditemukan per 19 Mei lalu, sampai saat ini, total hewan ternak yang terpapar PMK di Provinsi Riau sudah mencapai 4.012 kasus.

Juru bicara Satgas PMK Riau Faralinda mengatakan, meskipun jumlah hewan ternak di Riau yang terpapar PMK terus meningkat. Namun kabar baiknya, sampai saat ini juga sudah terdapat 3.244 hewan ternak di Riau yang sudah berhasil sembuh dari PMK.

"Jadi tingkat kesembuhan hewan ternak yang terpapar PMK di Riau juga cukup tinggi," katanya.

Lebihlanjut dikatakannya, upaya yang dilakukan untuk penyembuhan hewan ternak yang terpapar PMK di antaranya yakni, hewan ternak yang terkena PMK, langsung diisolasi, dalam artian tidak boleh ada hewan ternak yang masuk maupun keluar di desa tersebut.

"Dan penanganannya juga ada tim yang turun langsung memberikan vitamin dan antibiotik," ujar Fara.

Ia juga mengatakan, dari data yang ada, dari total yang sakit, terdapat 21 ekor hewan ternak yang mati, dan 28 ekor dipotong paksa. "Saat ini tersisa 719 kasus PMK di Riau," sambungnya.

Lebih jauh ia mengatakan, dari 9 daerah yang terserang PMK, Kabupaten Kuansing dengan kasus PMK tertinggi di Riau dengan 1.247 kasus. Sementara, Kota Dumai dengan tingkat PMK terendah dengan 16 kasus.

"Untuk di Riau sendiri hanya ada tiga daerah yang belum terserang PMK, yakni Pekanbaru, Rohil, dan Kepulauan Meranti," paparnya.

SHARE US :
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait