suarahulubalang.com

Copyright © suarahulubalang.com
All rights reserved
Desain by : sarupo

Sosialisasi Empat Pilar Dalam Rangka Mendekati Perayaan Hari Kemerdekan

Foto : Dok Suara Hulubalang

Dalam rangka mendekati perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke – 77 Dr. Hj. Intsiawati Ayus, S.H., M.H. sebagai Narasumber mengadakan "SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN" yang dilaksanakan di Aula SMK Global Cendekia Kabupaten Kampar. Dalam sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar Bapak Drs. M. YASIR, MM, Kepala Sekolah SMK Global Cendekia beserta tenaga Pengajar dan peserta didik sekolah (08/08/2022).

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan memberikan pembelajaran lebih mengenai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, dilakukan guna meningkatkan kesadaran siswa tentang berkehidupan berbangsa dan bernegara bersama masyarakat khususnya di Kabupaten Kampar. Gotong-royong, toleransi, kerukunan dan hidup berdampingan merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan.

4 Pilar Kebangsaan antara lain, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Isi dari Empat Pilar Kebangsaan adalah Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang–undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai Ideologi Negara, seperti yang kita tahu Pancasila sendiri berasal dari dua kata Sansekerta, yakni Panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau asa. Kelima prinsip tersebut juga tercantum dalam paragraf Ke-4 Pembukaan Undang–undang Dasar (UUD) 1945.

Undang–undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) adalah hukum dasar tertulis, konstitusi Pemerintahan Negara Republik Indonesia. NKRI berasal dari singkatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri dari Sabang sampai Merauke. NKRI berdiri sejak proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta."Bhinneka Tunggal Ika merupakan motto atau semboyan Bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah berbeda–beda tetapi tetap satu,"

SHARE US :
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait