suarahulubalang.com

Copyright © suarahulubalang.com
All rights reserved
Desain by : sarupo

Penguatan Karakteristik Bangsa Dengan Empat Pilar.

Foto : Dok Suara Hulubalang

Sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) gelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) kepada Masyarakat RW 08 Kelurahan Mentangor, Kec . Kulim, Kota Pekanbaru. Rabu (25/05/22)

Digelar dengan jumlah terbatas guna mematuhi protokol kesehatan, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar juga dilakukan.

Dalam pelaksanaannya peserta sosialisasi 4 Pilar tersebut berasal dari Masyarakat RW 08 Kelurahan Mentangor, Kec. Kulim, Kota Pekanbaru.

Senator yang kerap disapa IA ini mengungkapkan, kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh DPD RI kerap mendapatkan respons positif dari masyarakat. 

IA yang juga Pimpinan salah satu ormas melayu di Riau ini menyatakan, bahwa kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan merupakan kegiatan yang sangat penting bagi peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara khususnya terhadap masyarakat adat dan kesukuan. 

IA juga menyampaikan, bahwa Pilar adalah Tiang Penguat (Bangunan), Pilar juga sebagai dasar (yang pokok) atau induk penyangga. 

"Pentingnya pilar-pilar kebangsaan yaitu Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara" katanya . 

Lanjut IA, dasar hukum sosialisasi 4 Pilar MPR RI adalah UU Nomor 17 Tahun 2014 jo UU Nomor 42 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD Pasal 5 huruf a dan b, Pasal 11 C. Selain itu juga Peraturan MPR RI Nomor 1 Tahun 2014 Tentang tata Tertib MPR RI Pasal 6 huruf a dan b, Pasal 13 huruf C. 

Serta yang terakhir Inpres No.6 Tahun 2005 tentang dukungan pelaksanaan sosialisasi UUD NRI Tahun 1945 yang dilakukan oleh MPR. 

IA dalam penjelasannya menjelaskan pengertian pilar, kepemimpinan ada tiga poin yakni satu tiang penguat (bangunan), dasar (yang pokok) induk dan tiga adalah (Geladak Kapal). 

"Sedangkan yang ketiga dalam 4 pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebenarnya masih banyak pilar-pilar kehidupan lainnya seperti bendera, bahasa, lambang negara dan lain-lain"ujarnya. 

Ia juga menjelaskan, Tantangan Kebangsaan Menurut TAP MPR No.VI Tahun 2001 Tentang Etika Kehidupan Berbangsa dibagi dua. Ada internal dan eksternal. 

Selain itu juga kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa dan terakhir tidak menjalankannya penegakan hukum secara optimal. Sementara untuk yang eksternal ada dua yakni globalisasi. 

Menurutnya pengaruh globalisasi yang semakin tajam dan persaingan antar bangsa yang semakin meningkat. 

“Poin kedua kapitalisme, dimana semakin kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional,” ujar IA. 

IA berharap apa yang disampaikan kepada masyarakat dapat bermanfaat dan dapat disampaikan minimal di lingkungan keluarga sebagai upaya memberikan edukasi dan pemahaman terkait pengertian 4 Pilar Kebangsaan serta implementasinya.

SHARE US :
Komentar Via Facebook :